Cara Investasi Dolar untuk Para Pemula

Cara Investasi Dolar untuk Para Pemula – Saat ini sudah semakin banyak orang yang senang untuk dapat menghasilkan keuntungan yang cukup banyak dari bermain investasi. Dari sekian banyak adanya instrumen investasi, salah satu instrumen investasi yang cukup populer adalah investasi dolar. Namun, tidak dapat dimungkiri bahwa tidak banyak orang yang mengetahui cara untuk investasi dolar.  Apalagi bagi pemula yang berminat untuk melakukan investasi, dolar masih menjadi instrumen investasi yang cukup awam untuk dilakukan.

Cara Investasi Dolar untuk Para Pemula

1. Pelajari valuta asing (valas)
Sebagian orang tahu, Investasi dolar termasuk dari jenis investasi valuta asing (valas). Sebelum memulai untuk investasi, ada baiknya untuk mempelajari dan mengerti istilah, juga cara kerja dari investment news dan pasar valas. Kamu bisa mendapatkan edukasinya dengan mencari komunitas dan/atau akun edukasi terhadap investasi valas.

Salah satu hal yang perlu diingat dari investasi dolar ini adalah fluktuasi instrumen dolar itu sendiri. Mengingat dolar, terutama USD, adalah salah satu mata uang terkuat di dunia, maka nilainya pun bisa mudah berubah. Walau pun tidak terlalu besar, naik turunnya valuasi ini bisa kamu manfaatkan untuk mendapatkan keuntungan jangka pendek.

Maka itu, kamu mungkin butuh strategi. Namun, jika kamu ingin menyimpan tabungan dolar untuk jangka lebih panjang, maka ada baiknya kamu mencari tahu tempat menyimpan dolar yang ideal.

2. Diversifikasi uang
Cara investasi dolar selanjutnya dengan mendiversifikasikan uang kamu. Cara ini direkomendasikan karena dengan mendiversifikasikan dolar kamu bisa coba juga instrumen investasi lain, seperti logam mulia, saham atau deposito. Namun, perlu diingat, setelah mendiversifikasikan uang, kamu hanya menggunakan uang tersebut untuk kebutuhan investasi. Jadi, kamu memiliki “uang dingin” yang tidak perlukan untuk diinvestasikan sebesar 30 persen dari keseluruhan aset kamu.

3. Cari tempat jual beli dolar resmi
Pada dasarnya, kamu bisa melakukan ini di tempat yang lebih aman, seperti money changer atau bank. Ada baiknya jika mereka juga sudah mempunyai izin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar bisa meminimalisir risiko penipuan. Hal ini bertujuan untuk menghindari pemalsuan rupiah dan dolar. Karena itu, pastikan bahwa tempat kamu menjual/beli dolar kamu sudah resmi.